Wanita Wirausaha

Wanita wirausaha
1. Dorongan R.A Kartin1
Wanita berdikari, wanita berwirausaha sudah sejak lama menjadi pemikiran dan isi hati Ibu Kartini.
Sesungguhnya Ibu kartini telah merintis pendidikan mandiri bagi wanita sejak beliau berumur 16th.
Faktor yang menunjang wanita Wirausaha yaitu:
1. Naluri kewanitaan yang bekerja lebih cermat, pandai mengantisipasi masa depan, menjaga keharmonisan, kerja sama dalam rumah tangga dapat diterapkan dalam kehidupan usaha.
2. Mendidik anggota keluarga agar berhasil dikemudian hari, dapat dikembangkan dalam personel Manajement Perusahaan.
3. Faktor adat istiadat, contohnya di bali dan sumatra barat, dimana wanita memegang peranandalam mengatur ekonomi rumah tangga.
4. Lingkungan kebutuhan hidup seperti jahit menjahit, menyulam, membuat kue, aneka masakan, kosmetika, mendorong lahirnya wanita pengusaha yang mengembangkan komoditi tersebut.
5. Majunya dunia pendidikan wanita sangat mendorong perkembangan wanita karir, menjadi pegawai, atau membuka usaha sendiri dalam berbagai bidang usaha.
Faktor yang menghambat wanita Wirausaha yaitu:
1. Faktor kewanitaan, dimana sebagai ibu rumah tangga ada masa hamil, menyusui, tentu agak menganggu jalanya bisnis. Hal ini dapat diatasi dengan dengan mendelegasikan wewenang atau tugas kepada karyawan lain. Tentunya pendelegasian ini mempunyai keuntungan dan kerugian.jalannya perusahaan tidak akan persis sama bila dipimpin oleh pemilik sendiri, jadi ada dua kemungkinan, lebih baek atau lebih buruk.
2. Faktor sosial budaya, adat istiadat, wanita sebagai ibu rumah tangga bertanggung jawab penuh dalam urusan rumah tangga, bila anak atau suami sakit, ia harus memberi perhatian penuh, dan ini akan mengganggu aktivitas usahanya. Jalannya bisnis yang dilakukan oleh wanita tidak sebebas yang dilakukan oleh laki laki.
3. 3. Faktor emosional yang dimiliki wanita, disamping menguntungkan dan juga bisa merugikan, misalnya dalam mengambil keputusan, karena ada faktor emosional, maka keputusan yang diambil akan kehilangan rasionalitasnya. Juga dalam memimpin karyawan, muncul elemen2x emosional yang mempengaruhi hubungan dengan karyawan pria atau wanita yang tidak rasional lagi.
4. 4. Sifat pandai, cekatan, hemat dalam mengatur keuangan rumah tangga, akan mempengaruhi terhadap keuangan perusahaan. Kadang kadang wanita pengusaha agak sulit dalam mengeluarkan uang, dan harga – harga dipasang agak tinggi. Kibiasaan kaum ibu ialah bila mau membeli ia menawar rendah skali tapi bila menjual ingin tinggi.

Perbadaan Wanita Wirausaha dan Pria Wirausaha
1. Wanita Pengusaha dimotivasi untuk membuka bisnis karena ingin berprestasi dan adanya frustasi dalam pekerjaan sebelumnya, dia merasa terkekang karna tidak dapat menampilkan kebolehannya dan mengembangkan bakat2x yang ada pada dirinya
2. Dalam hal permodalan bisnis pria pengusaha lebih leluasa memperoleh sumber modal sedangkan wanita memperoleh modal dari tabungannya, harta pribadi dan pinjaman pribadi, agak sulit bagi wanita pengusaha memperoleh pinjaman perbankan dibandingan kaum pria.
3. Mengenai karakteristik kepribadian wanita pengusaha mempunyai sifat toleransi dan flexible, realistik dan kreatif, antusias dan enerjik dan mampu berhubungan dengan lingkungan masyarakat dan memiliki medium level of self confidence, kaum pria self confidencenya lebih tinggi dari kebanyakan wanita.
4. Usia memulai usaha pria rata2x umur 25-35, sedangkan wanita di berusia 35-45.
5. Kerabat yang menunjang pada pengusaha wanita adalah keluarganya, suami, organisasi wanita dan kelompok kelompok sepergaulannya.
6. Bentuk bisnis yang dibuka pada pria pengusaha lebih banyak ragamnya akan tetapi pada wanita pengusaha kebanyakan berhubungan bisnis jasa, pendidikan, konsultan, dan public relation.

Sifat–sifat yang perlu dimiliki Wirausaha
Ciri-ciri
1. Kepercayaan(keteguhan):
– Kepercayaan (keteguhan)
– Ketidak tergantungan
– Optimisme
2. Berorientasikan tugas dan hasil:
– Kebutuhan atau haus akan prestasi
– Berorientasi laba atau hasil
– Tekun dan tabah
– Tekad, kerja keras, motivasi
– Energik dan penuh inisiatif
3. Pengambil resiko:
– Mampu mengambil resiko
– Suka pada tantangan

4. Kepemimpinan:
– Mampu memimpin
– Dapat bergaul dengan orang lain
– Menanggapi saran dan kritik
5. Keorisinilan:
– Inovative (Pembaharu)
– Kreative
– Flexible
– Banyak Sumber
– Serba bisa
6. Berorientasi ke masa depan
– Pandangan ke depan
– Perspektif

Beberapa Kelemahan Wirausaha Indonesia
1. Sifat mentalitet yang meremehkan mutu
2. Sifat mentalitet yang suka menerabas
3. Sifat tak percaya pada diri sendiri
4. Sifat tak berdisiplin murni
5. Sifat mentalitet yang suka mengabaikan tanggung jawab yang kokoh
– Sifat mentalitet yang diungkapkan diatas sudah banyak kita saksikan dalam praktik pembangunan dinegara ini, SD impress yang roboh sebelum waktunya, jalan dan jembatan yang kembali rusak hanya dalam beberapa waktu sesudah di perbaiki dan sebagainya adalah cermin sifat meremehkan mutu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: